Ribuan Nelayan Cirebon Dapat Asuransi Kecelakaan Diri

Peristiwa / Jumat, 02 Desember 2016 00:31 WIB (MP/man)

MerahPutih Peristiwa - Sebanyak 3.000 nelayan Cirebon, Jawa Barat, mendapat perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri (AKD) yang menjamin santunan bagi para nelayan bila mendapatkan musibah atau kecelakaan. Asuransi ini merupakan hasil kerja sama PLTU Cirebon (Cirebon Power) dengan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Barat.

Asuransi ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat Irjen (Pol) Bambang Waskito kepada perwakilan nelayan Cirebon dalam acara syukuran HUT Polairud yang ke-66 di Mapolairud Cirebon, Kamis (1/12).

Direktur PT Cirebon Electric Power Teguh Haryono mengatakan, pemberian asuransi ini sudah dilakukan sejak tahun 2011. Pada saat itu, baru 80 nelayan dari 4 desa di Kecamatan Mundu yang menerima AKD.

"Program asuransi ini sudah berjalan sejak tahun 2011," kata Teguh.

Program ini, lanjutnya, berawal dari keluhan nelayan pesisir Cirebon yang tidak pernah mendapatkan santunan apa pun ketika mendapat musibah atau kecelakaan di laut ataupun darat. Keluhan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh dua personel Ditpolairud Polda Jabar Aiptu Yoyo dan Brigadir Winarto untuk mencari solusinya. Keduanya lalu merintis kerja sama dengan PT Cirebon Electric Power pada tahun 2011 untuk memulai program Asuransi Kecelakaan Diri (AKD) bagi nelayan, kepada 80 nelayan dari 4 desa di Kecamatan Mundu.

Pada tahun kedua, program ini berkembang pada 500 nelayan di 4 kecamatan (Mundu, Pangenan,Gebang, dan Losari). Di tahun 2013, jumlah penerima berlipat ganda menjadi 1.000 orang. Dan terus bertambah pada tahun 2014, telah menyalurkan asuransi pada 2.000 orang, dan sejak tahun 2015 mencapai 3.000 orang.

"Dan tahun ini yang keenam, 3.000 nelayan kembali mendapatkan asuransi dari PT Jasa Raharja Putra dengan nilai santunan mulai dari Rp1 juta hingga Rp10 juta," paparnya.


Penyerahan Asuransi Kecelakaan Diri (AKD) secara simbolis. (Foto: MerahPutih/Yhs)

Selama program ini berjalan sejak tahun 2011, asuransi telah diberikan kepada 9.580 orang dari 13 desa di lima kecamatan yakni Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang dan Losari, dengan total klaim sebanyak 54 orang, dan saat ini ada 2 klaim yang tengah dalam proses pembayaran.

Sementara itu, Dirpolairud Polda Jawa Barat Kombes (Pol) Suwarto mengatakan, program ini adalah perwujudan dari tugas pembinaan masyarakat yang diemban polisi.

" Program ini terlaksana berkat komunikasi yang baik Polairud dengan PLTU Cirebon, dan ini menjadi contoh bagi upaya serupa di daerah daerah lain," kata Suwarto.

Suwarto menambahkan, program ini sangat membantu para nelayan di Cirebon yang belum pernah mendapat perlindungan asuransi. 

Mahfud, salah seorang tokoh nelayan Cirebon mengungkapkan, nelayan Cirebon sangat merasakan manfaatnya program AKD ini.

"Nelayan yang mengalami kecelakaan dapat memperoleh bantuan biaya pengobatan, serta santunan bila nelayan meninggal dunia, baik secara alami ataupun musibah kecelakaan," kata Mahfud. (Yhs)

BACA JUGA:

  1. Serunya Sultan Kanoman Sawer Warga Cirebon
  2. Aksi 212, Wali Kota Cirebon Harap Warganya Tidak ke Jakarta
  3. PCNU Cirebon Desak Ormas Penentang Pancasila Dibubarkan
  4. Ribuan Orang Ikuti Apel Nasional Nusantara Bersatu di Cirebon
  5. Steak Ikan Cirebon Pilihan Tepat Penderita Kolesterol

 

(MP/man)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya