Mengingat Kembali Pidato Bung Karno di Jakarta Desember 1949

Nasional / Kamis, 01 Desember 2016 19:44 WIB (MP/bro)

MerahPutih Nasional - Arsip Nasional Republik Indonesia mengabadikan kedatangan Presiden Soekarno yang kembali pertama kalinya setelah perpindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Surabaya. Pada 28 Desember 1949 itu, Presiden Soekarno berpidato di depan ribuan rakyat Jakarta.

Pada hari bersejarah itu, Bung Karno kembali ke Jakarta sebagai ibu kota negara setelah 4 tahun perpindahan ibu kota ke Yogyakarta. Rakyat Jakarta menyambut iring-iringan kendaraan Bung Karno. Bung Karno tak henti-hentinya menyapa rakyat sambil berdiri di atas mobil bak terbuka. Tak hanya berdiri di pingir-pinggir jalan, sebagian rakyat berlarian mengejar mobil Bung Karno.

"Diam...diam..." demikian Bung Karno memulai pidatonya yang berapi-api menenangkan rakyat yang sudah berkumpul di depan Istana Merdeka.

"Sodara-sodara sekalian. Alhamdulilla saya ucapkan kehadiran Allah SWT. Ini hari aku telah menginjak lagi bumi jakarta. Sudah hampir 4 tahun lamanya," demikian Bung Karno melanjutkan pidatonya di depan rakyat Jakarta.

"4 kali 365 hari saya berpisah dengan rakyat Jakarta, bagaimana rasanya? Seperti 10 tahun saudara-saudara. Kepada pegawai, kepada saudara-saudara marhaen yang marhaen, tukang-tukang becak, sudara-saudaraku tukang sayur, saudara-saudaraku yang sekecil-kecil. Tak ada satu yang terkecuali semuanya saudara-saudaraku. Saya sampaikan salam kepada saudara-sudara sekalian."

"Alhamdulillah, sekarang di halaman ini telah berkibar bendera sang dwi warna. Benar saudara-saudara penyerahan kedaulatan ini adalah hasil daripada budi maksud yang baik, pengertian yang baik antara Indonesia dan Belanda, antara Indonesia dengan seluruh dunia internasional. Memang kami berterima kasih atas budi itu. Saya pun berkali-kali saudara-saudara, menyampakan menyampaikan terima kasih kepada utusan-utusan agung."

BACA JUGA:

  1. Pidato Bung Karno 'Bakar' Persatuan dan Kesatuan
  2. Menggetarkan, Pidato Bung Karno Tentang Pancasila
  3. Pengawetan Puluhan Kostum Tonil Bung Karno
  4. Rano Karno: Hotel JHL Solitaire Jawab Tantangan Pariwisata Banten
  5. Pertemuan Zulkifli Hasan dengan Megawati Soekarnoputri
(MP/bro)
Sarankan artikel ini

Berita Terkait Lainnya