15 persen Lagi Infrastruktur Jalan Di Papua Diselesaikan

Nasional / Selasa, 18 Oktober 2016 05:57 WIB (MP/man)

Inilah Merah Putih.

Ibu Kota, Kabupaten, Kecamatan, hingga Distrik di Bumi Cenderawasih, Wamena, Provinsi Papua sedikit lagi saling terhubung melalui pembangunan jalan Trans Papua.

Dalam cetak birunya pembangunan jalan Trans Papua memanjang 4,325 km dari Sorong di kepala burung hingga Ibukota Provinsi Jayapura juga menembus ke Merauke yang terletak di bagian Selatan Provinsi Papua.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo memastikan bahwa pembangunan infrastruktur Trans Papua bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa mengeksploitasi sumber daya alam yang ada, baik pertanian maupun energi yang diperlukan masyarakat di Provinsi Papua.

Hari senin (17/10) Panglima TNI meninjau kemajuan pembangunan Trans Papua yang telah menembus wilayah pedalaman seperti Wamena hingga Kabupaten Puncak Jaya.

Gatot menyatakan bahwa pembangunan Trans Papua merupakan proyek yang sangat luar biasa, yang membuka kawasan-kawasan yang terisolasi karena merupakan wilayah pegunungan dan hanya bisa dijangkau dengan pesawat. Dan hasilnya sekarang sudah bisa dilalui jalur darat.

“Saya bersyukur, berdasarkan laporan yang saya terima, pada akhir bulan November pengerjaan jalan sudah selesai dibangun,” jelas Panglima TNI.

Keterlibatan TNI sendiri dalam pembangunan jalan Trans Papua, sangat diperlukan terutama mengawal pembukaan wilayah di kantung-kantung yang masih rawan dengan serangan kelompok OPM. Antara lain jalan sepanjang 11 km dari Sinak – Mulia di kampong Agenggeng Kabupaten Puncak Jaya.

Serangan kelompok OPM pada bulan Maret dan Agustus lalu, telah menewaskan lima orang pekerja kontraktor PT Modern, yang sedang melaksanakan pembangunan jalan. Akibat serangan itu pembangunan jalan Trans Papua di kabupaten Puncak Jaya sempat terhenti selama lima bulan.

Saat ini sekitar 382 personel TNI masih mengawal pembangunan jalan Trans Papua meliputi ruas Habema-Mbua-Yigi sepanjang 6,875 Km, ruas Paro Tengah-Yuguru sepanjang 8,143 Km, ruas Batas Batu-Mumugu 15,5 Km.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan apresiasinya, atas kebersamaan dan bantuan masyarakat setempat untuk bersama-sama membangun jalan.

“Tanpa bantuan masyarakat selama ini, tidak mungkin dapat terlaksana pembangunan jalan tersebut,” tegas Panglima TNI.

Dalam rangka pengembangan gelar Satuan TNI di Papua, sedang dipersiapkan Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII yang baru di wilayah Papua Barat. Menurut rencana bulan depan Kodam XVIII akan bisa diresmikan.

Turut serta mendampingi Panglima TNI dalam peninjauan jalan Trans Papua yaitu, para Tokoh Adat Papua, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Asops Panglima TNI Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A., Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hinsa Siburian, Kapuspen TNI Brigjen TNI Wuryanto, S.Sos serta Dirziad Brigjen TNI Irwan. (dsyamil)

BACA JUGA

Panglima TNI Minta The Jakmania Saksikan Final PJS di SUGBK

Mantan Panglima TNI Moeldoko Sumbang Gunungkidul Rp3,5 Miliar

5 Destinasi Wisata Terbaik di Papua 

Resep Ikan Kuah Kuning Khas Papua Maknyus

 

(MP/man)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya