Cemburu, Siti Hardiyanti Tewas Ditangan Suami

Megapolitan / Rabu, 19 Oktober 2016 21:47 WIB (MP/man)

Kasus pembunuhan yang menewaskan Siti Hardiyanti (30), warga Kampung Cikumpa, Depok, Jawa Barat, akhirnya mulai menemukan titik terang. Polisi meyakini, pelaku tak lain ialah suami korban dengan motifnya adalah cemburu.

“Ini kami dapati dari hasil keterangan sejumlah saksi dan hasil pemeriksaan di lokasi kejadian perkara. Menurut keterangan beberapa warga (saksi) keduanya memang sering terlibat pertikaian. Bahkan, korban sudah lama minta cerai. Dan keterangan yang kami dapat, pelaku ini seringkali marah karena cemburu dengan korban,” kata Kapolresta Depok, Komisaris Besar Harry Kurniawan di lokasi kejadian, Rabu (19/10).

Meski demikian, Harry menjelaskan bahwa kasus tersebut kemungkinan tidak bisa dilanjutkan karena suami korban, Daryanto, ternyata juga ditemukan tewas dengan cara gantung diri di kampung halamannya di Purbalingga, Jawa Tengah, siang tadi.

“Motif gantung dirinya belum tahu, apakah depresi atau apa yang jelas dia (suami korban) ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar. Kabar tewasnya suami korban, kami ketahui selang beberapa jam setelah jasad istrinya ditemukan,” jelas Harry.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho menuturkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian Purbalingga, terkait kematian Daryanto. “Kami minta sidik jari yang bersangkutan untuk dicocokan dengan beberapa alat bukti yang kami temukan di TKP rumah korban,” tutur Teguh.

Dan dari hasil visum sementara, korban diduga tewas sejak tiga hari lalu. Hal ini pun dicocokan dengan keterangan salah seorang saksi, Farida, yang mengaku sempat mendengar pasangan suami istri itu bertengkar hebat pada Senin malam, sekira pukul 22.00 WIB. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Wanita Tewas Mengenaskan di Depok
  2. Panglima Pasukan Hizbullah Depok Keturunan Prabu Siliwangi
  3. Cerita Juru Kunci Situs Batu Tulis Bogor Tentang Penampakan Prabu Siliwangi
  4. Menuju Kirab Jumenengan, KBPH Prabu Suryodilogo Ditentang
  5. Masjid Cikoneng Akulturasi Budaya Lampung masa Kesultanan Banten
(MP/man)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya