Program PLB Berdampak Positif Bagi Ekonomi Indonesia

Keuangan / Rabu, 19 Oktober 2016 16:07 WIB (MP/ana)

MerahPutih Keuangan - Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi mengatakan program Pusat Logistik Berikat (PLB) telah menimbulkan dampak yang positif bagi perekonomian Indonesia.

Salah satu paket kebijakan ekonomi jilid II ini menurut Heru telah menurunkan biaya logistik yang tidak efisien. Pasalnya, waktu penimbunan bahan baku menjadi lebih singkat dibandingkan sebelum adanya program PLB.

"Menjadi capaian penting di bidang efisiensi logistik bahwa waktu untuk barang yang ditujukan adalah dua setengah hari. Kedepan kita harapkan akan menjadi di bawah satu hari," ucap Heru di acara Jakarta International Logistics Summit and Expo (JILSE) di JIExpo, Jakarta, Rabu (19/10).

Dampak lainnya, PLB juga dianggap memiliki peran dalam memberikan pasokan industri nasional secara keseluruhan. Hal ini lantaran pihak distributor sudah mau menimbun barangnya di Indonesia.

"Kami sampaikan salah satu contoh adalah saat ini ada 76 milliter bahan kimia yang sudah dipindahkan ke salah satu PLB di Merak. Selain bahan kimia cair yang sudah dipindahkan, saat ini juga ada empat suplier terbesar yang siap mendistribusikan ke PLB yang ada," lanjutnya.

Selain itu, Heru mengatakan setelah adanya program PLB, terjadi peningkatkan penerimaan pajak dari sektor industri.

"Dengan PLB juga terjadi peningkatan penerimaan dari aspek pajak. Dengan adanya PLB perusahaan yang tadinya menimbun barang ke luar negeri hari ini menimbun barangnya ke dalam negeri," tutup Heru. (Yni)

BACA JUGA:

  1. Pertumbuhan Ekonomi Rendah, ini Penyebabnya
  2. Munculnya Importir Baru Sebabkan Harga Daging Naik
  3. Menkeu Sri Mulyani akan Prioritaskan Pengelolaan APBN
  4. BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I-2016 di Bawah Target
  5. Jusuf Kalla Optimis Industri Otomotif Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
(MP/ana)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya